Selasa, 05 Desember 2017

MQK DI TUTUP

Alhamdulillah,,,.
Perhelatan Musabaqah Qira'atil Kutub (MQK) VI di Jepara Jawa Tengah telah resmi ditutup oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam Prof.DR.Fil. Kamaruddin Amin, MA mewakili Menteri Agama,,
Kafilah Prov. Jawa Tengah berhasil menjadi Juara Umum. Sementara itu, Kafilah Prov.Papua Barat yg sama sekali tidak diperhitungkan, berhasil meraih predikat Juara Harapan II pada Marhalah Ula (Putri) bidang Nahwu Matan al Jurumiyah an. Orlin Talitha Huwaida dr PP. Roudlatul Khuffadz Kab. Sorong,,.
Sebuah prestasi bernama "juara", sungguh bukanlah tujuan kami, tapi itu sekedar "akibat" adanya kerja keras dan ikhlas serta kerjasama yg baik antara pesantren dn pemerintah (Kemenag) dalam meneguhkan eksistensi Kitab Kuning sebagai ruh dalam khasanah intelektual pesantren,,,sebuah usaha yang tidak mudah tentunya. Namun, semangat yang tinggi dari para santri di bawah bimbingan para Kiyai dan ditopang oleh regulasi dr pemerintah, rasa_rasanya, hal ini bukanlah sebuah UTOPIA. Sebuah "Piala Kecil" di genggaman menjadi bukti sahih bahwa usaha keras selalu membuahkan hasil, walaupun harus menunggu waktu,,,.
Sulut masih Pekerjaan Rumah untuk meraih Impian yg tertunda menurut Dra.RamlaH Abbas , M.PDI selaku Penanggung jawab MQK Kafilah SULUT..
SEMUA AKAN INDAH PADA WAKTUNYA,..
KARENA HASIL TIDAK PERNAH MENGHIANATI USAHA,,.



                                                                        USRAN MANTOW


Sabtu, 02 Desember 2017


KAKANWIL AGAMA SULUT HADIR PADA ACARA MQK TKT NASIONAL
JEPARA : 
GANDON memberikan semangat tersendiri kepada kontingen (musabaqah qiraatil kutub ) MQK  yang dibuka pangsung oleh Menteri Agama RI di Lapangan PONPES Acara Pembukaan pukul 1/12/2017 jam 14.00 - 17.00 
Lokasi Pembukaan di Lapangan Utama di depan MASJID kampus 1 Pondok Pesantren Balekambang - Nalumsari - Jepara jawa tengah yg dihadiri oleh gubernur jawa tengah dan seluruh kakanwil dan pejabat pusat kemenag RI sedangkan undangan yg hadir dilapangan tersebut sekitar 10.000 undangan ,Menteri Agama dalam sambutannya mengatakan bahwa ajang MQK ini sesungguhnya  Memiliki peran yg strategis dalam dunia pendidikan islam khusuanya pada pondok pesantren sehingga nilai-nilai islam akan tertanam yg kokoh dalam pondasi setiap santri menjadi generasi yg berakhlakul karimah , yang mampu menempatkan islam sebagai rahmatan lil alamin dan mampu mengaplikasikan dalam konsep masyarakat yg cinta damai .

ditempat yg sama KAKANWIL didampingi oleh kabid Pendis H.SIRAJUDIN MANDENG bersama H.USRAN MANTOW Kasi sistem Informasi pendisikan Islam menyatakan bahwa ..sambutan Menteri Agama tersebut memiliki nilai semangat yg tinggi dapat memberikan inspirasi utk memajukan PONPES dalam dunia pendidilan islam gandon juga mengatakan bahwas udah saatnya Sulut harus mampu menghadirkan para santri-santri yg mampu menyamai para santri yg berasal dari pulau jawa dan diharapkan para ofisial yg akan mendampingi para santri utk memberikan bimbingan dan arahan agar bisa mendapatkan prestasi yg baik dalam ajang ini ungkap gandon yg di benarkan oleh pak mandeng yg dikenal dengan murah senyum dan ramah ...

disisilain H.Usran Mantow ditempat yg terpisah memantau pelaksanaan MQK pada hari ini dilokasi pelakaanaan  sekaligus melihat para oficial sedang membimbing para santri sekaligus melihat  para oficial sedang memberikan arahan dan tekhnik membaca Qiraatul Qutub  pendamping yg terdiri : 

1. KH.HM.YUSUF OTOLUWA 
2.. KH.USTD AHMAD ZUNAEDI LC
3. KH.ZAINAL DAMA 
4. KH.MUYASIR 
5. KH.ABDURRAHMAN LATUKAU LC


menurut HM.Yusuf Otoluwa bahwa peran  oficial sangat penting dalam memberikan pembinaan dan arahan kepada para santri utk mengikuti perlomaan tersebut kakanwil mengharapkan peran inilah insha Allah Sulut mendapatkan prestasinyg baik..