Alhamdulillah,,,.
Perhelatan Musabaqah Qira'atil Kutub (MQK) VI di Jepara Jawa Tengah telah resmi ditutup oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam Prof.DR.Fil. Kamaruddin Amin, MA mewakili Menteri Agama,,
Kafilah Prov. Jawa Tengah berhasil menjadi Juara Umum. Sementara itu, Kafilah Prov.Papua Barat yg sama sekali tidak diperhitungkan, berhasil meraih predikat Juara Harapan II pada Marhalah Ula (Putri) bidang Nahwu Matan al Jurumiyah an. Orlin Talitha Huwaida dr PP. Roudlatul Khuffadz Kab. Sorong,,.
Sebuah prestasi bernama "juara", sungguh bukanlah tujuan kami, tapi itu sekedar "akibat" adanya kerja keras dan ikhlas serta kerjasama yg baik antara pesantren dn pemerintah (Kemenag) dalam meneguhkan eksistensi Kitab Kuning sebagai ruh dalam khasanah intelektual pesantren,,,sebuah usaha yang tidak mudah tentunya. Namun, semangat yang tinggi dari para santri di bawah bimbingan para Kiyai dan ditopang oleh regulasi dr pemerintah, rasa_rasanya, hal ini bukanlah sebuah UTOPIA. Sebuah "Piala Kecil" di genggaman menjadi bukti sahih bahwa usaha keras selalu membuahkan hasil, walaupun harus menunggu waktu,,,.
Sulut masih Pekerjaan Rumah untuk meraih Impian yg tertunda menurut Dra.RamlaH Abbas , M.PDI selaku Penanggung jawab MQK Kafilah SULUT..
SEMUA AKAN INDAH PADA WAKTUNYA,..
KARENA HASIL TIDAK PERNAH MENGHIANATI USAHA,,.
Perhelatan Musabaqah Qira'atil Kutub (MQK) VI di Jepara Jawa Tengah telah resmi ditutup oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam Prof.DR.Fil. Kamaruddin Amin, MA mewakili Menteri Agama,,
Kafilah Prov. Jawa Tengah berhasil menjadi Juara Umum. Sementara itu, Kafilah Prov.Papua Barat yg sama sekali tidak diperhitungkan, berhasil meraih predikat Juara Harapan II pada Marhalah Ula (Putri) bidang Nahwu Matan al Jurumiyah an. Orlin Talitha Huwaida dr PP. Roudlatul Khuffadz Kab. Sorong,,.
Sebuah prestasi bernama "juara", sungguh bukanlah tujuan kami, tapi itu sekedar "akibat" adanya kerja keras dan ikhlas serta kerjasama yg baik antara pesantren dn pemerintah (Kemenag) dalam meneguhkan eksistensi Kitab Kuning sebagai ruh dalam khasanah intelektual pesantren,,,sebuah usaha yang tidak mudah tentunya. Namun, semangat yang tinggi dari para santri di bawah bimbingan para Kiyai dan ditopang oleh regulasi dr pemerintah, rasa_rasanya, hal ini bukanlah sebuah UTOPIA. Sebuah "Piala Kecil" di genggaman menjadi bukti sahih bahwa usaha keras selalu membuahkan hasil, walaupun harus menunggu waktu,,,.
Sulut masih Pekerjaan Rumah untuk meraih Impian yg tertunda menurut Dra.RamlaH Abbas , M.PDI selaku Penanggung jawab MQK Kafilah SULUT..
SEMUA AKAN INDAH PADA WAKTUNYA,..
KARENA HASIL TIDAK PERNAH MENGHIANATI USAHA,,.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar